Tipe-tipe Guru yang Ada di Sekolah

Guru ‘G

Guru ‘G’ adalah sebutan yang digunakan untuk guru yang kerjaannya buka-buka situs google alias ‘Google Maniak’. Guru ini dari perangkat mengajarnya jelas adalah copy paste perangkat guru lain dari sekolah lain, atau hasil dari searching dengan google. Kemudian, media power point yang digunakan dalam pembelajaran adalah hasil download juga. Mungkin bagi guru yang sudah berusia cukup lanjut hal ini wajar. Namun, sebagai guru kita harus berkembang setiap hari, tidak boleh stagnan. Tidak boleh jalan ditempat. Kita harus mengikuti perkembangan teknologi.

Guru ‘O’

Guru ‘O’ alias Omdo atau Omong Doang. Tipe guru ini adalah tipe guru santai. Ditanya perangkat tidak ada. Masih pakai yang lama katanya. Perangkat lusuh tujuh tahun yang lalu, mungkin. Ditanya media: “waduh, tak sempat pak” atau “lupa nanti pasti saya buat pak!” Beliau ini tidak bawa buku paket ke kelas, hanya bawa spidol saja. Hebaat!

Mengajarnya memang ramai, penuh dengan ‘Omongan’, tapi kosong materi. Cerita kesana kemari. Materi hanya garis besar saja! Papan tulis lumayan bersih hanya judul dan panah-panah bercabang 5 sub bab materinya.! Luar biasa guru ini cocoknya jadi dosen saya saja!

Beginikah kita menghadapi siswa? Mereka bukan mahasiswa lho?

Guru ‘B’

Tipe ‘B’ alias Beringas! Perangkat pembelajarannya lengkap dan rapi! Ia menulis di papan tulis terus sambil menerangkan. Siswa-siswi mulutnya menganga alias ngantuk! Ketika guru berbalik, dan siswa tadi kepergok menguap! Ia segera menghardik murid yang mengantuk. Dan beliau kemudian berceramah panjang lebar! Marah-marah! “Kamu ini kalau begini terus maka… .” Dengan tangan diacung-acungkan seperti orasi partai!

Ketika siswa diminta maju ke depan untuk mengerjakan soal, hanya satu orang saja yang maju. Soal-soal berikutnya siswa itu lagi, dan soal setelah itu, siswa itu lagi, dan soal terakhir lagi-lagi siswa itu!

Guru ‘L’ alias LKS

Ya, perangkat pembelajaran persis dengan LKS, bolehlah. Media belajar ya LKS itu! Proses pembelajaran adalah diskusi dan mengisi LKS, kemudian dikumpulkan dan ditanda tangani! “Jangan lupa ringkas LKS ya anak-anak! Minggu depan catatannya saya periksa, okey!” Materi LKS sudah ringkas, diringkas lagi!

Guru ‘ONG’ atau Otak Ngeres

Guru ini suka jalan-jalan keliling dalam kelas, ramah memang (ramah=rajin menjamah) siswi cantik! Sambil bergurau masih sempat tangannya dibahu siswi yang cantik di kelas itu sambil berkata, “Coba Des, ke depan tuliskan jawabanmu?” Matanya “Nakal”. Siswi tadi berusaha dengan kikuk menghindarkan tubuhnya, lalu si guru itu beralih ke siswi lain. Menusukkan telunjuknya ke pinggang seorang siswi. “Kamu dah siap belum!” Siswi tadi terkejut, tentunya geli sambil berteriak, “Bapak, nie!”

Memang sepintas lalu siswa-siswi akrab dengan bapak yang satu ini, karena suka bergurau dan melempar anekdot di kelas, kadang anekdotnya pun ada unsur “hot”nya juga.

Guru ‘K’ alias Kutu Buku

Guru ini suka duduk manis di depan, sambil mendiktekan materi pembelajaran, dan siswa mencatat. Setelah selesai, siswa didiktekan soal-soal. Kerjakan, kumpulkan lalu pulang!

Yang manakah tipe kita?

 

twitter: @esemkaenha
FanPage Facebook: SMK Nurul Haromain Pujon

 

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

SMK Nurul Haromain